Dalam rapat kerap kali kita dibuat kesal dengan berbagai sanggahan dari rekan kerja terhadap pernyataan atau usulan. Hasilnya, masalah yang sebenarnya mudah menjadi pelik dan berujung pada debat panjang. Tak jarang, hal ini malah menjadi debat kusir yang semakin tak jelas arahnya.
Debat ini juga bisa menimbulkan kebencian antar pegawai. Jelas ini berbahaya bagi institusi dan bagi anda sendiri. Oleh karena itu, jika bertindak sebagai pemimpin rapat atau anggota rapat, sebaiknya anda tetap tenang. Berikut ini beberapa cara menghadapi debat dalam rapat.
Cobalah mendengarkan pendapat masing-masing anggota rapat dengan memberikan kesempatan satu persatu. Jangan menarik kesimpulan apa-apa sebelum semua mengutarakan argumennya. Hal ini membuat anda menjadi bijak dan mnungkin dihormati sesama anggota rapat. Namun, anda tetap harus bisa menganalisis setiap pendapat.
Jika diberikan kesempatan untuk menjawab atau menentukan pilihan,cobalah bersikap adil dan obyektif.Jika sebagai pemimpin, anda jangan menggunakan kekuasaan untuk membenarkan hal yang salah. Hal ini untuk menghindarkan kecemburuan dalam tim atau anggota rapat.
Berhati-hatilah dalam berbicara untuk menghindari konflik. Jangan menyerang salah satu pihak kalau tidak ingin nama anda jatuh dan buruk. Komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk mediasi dan keharmonisan dalam tim.
Jika semua hal tersebut tetap tidak bisa diselesaikan, sebagai pemimpin rapat anda dapat menghentikan dulu rapatnya dan dilanjutkan pada kemudian hari. Namun, apabila hasil rapat dibutuhkan segera, anda harus berani memutuskan memilih pendapat salah satu pihak.

No comments:
Post a Comment